Assalamualaikum everybody (senyum semangat emoticon)
Hi guys, bentar lagi udah mau ganti tahun aja nih. Udah
bikin persiapan apa buat tahun depan? Pasti kalian udah nggak sabar kan pengen
cepet-cepet tahun baru? Hehe. Biasanya menjelang tahun baru orang-orang udah
pada prepare buat menyambut pergantian tahun ini. Gue contohnya. Gue udah bikin
list prospek dan harapan gue untuk tahun depan dan itu udah gue pikirin dari
lama misal gue pengen mencoba sesuatu yang baru yang belum pernah gue lakukan
di tahun sebelumnya. Apa itu? Gue juga belum tau. Tapi yang terpenting dari
semua itu adalah di tahun 2016 akan ada banyak hal-hal baik dan tentunya bisa
mengcover hal-hal buruk di tahun sebelumnya. Semoga ini adalah awal untuk
berubah menjadi individu baru dengan semangat yang positif untuk menghadapi apa
yang sudah menunggu di depan. Anyway, apapun harapan kalian gue mendoakan
semoga bisa terkabul. Aamiin. Oh iya guys, kali ini gue pengen curhat nih ke
kalian. Topiknya masih berhubungan sama kpop. Gue pengen curhat tentang fandom
gue. Udah pada tau kan fandom gue apaan? Gak kerasa ya waktu cepat banget
berlalu. Gak kerasa juga kita udah tiga tahun bareng-bareng EXO dan gue udah
jadi fans mereka dari mereka debut loh sekaligus itu menjadi catatan sejarah
hidup gue sebagai seorang kpopers.
NOTE : FYI gue itu tadinya nggak ngerti sama dunia kpopers
dan apapun yang berhubungan dengan kpop walaupun temen hangout gue semuanya
anak kpop. Percaya? Tapi emang itu kenyataannya. Jadi setiap gue pulang sekolah
gue dan keenam temen gue selalu ngumpul di kontrakan temen gue, maklum tempat
itu udah kayak basecamp buat kita. Jadi setiap berangkat sekolah gue selalu
mampir kesitu kalo pasukannya udah lengkap baru deh kita ke sekolahnya
barengan. Nah ceritanya gue satu-satunya yang nggak interest sama kpop
dibanding temen gue yang lain. Gue selalu nanya sama diri sendiri kenapa cuma
gue yang nggak punya cara pandang yang sama soal kpop. Mereka bisa suka sampe
taraf luar biasa sedangkan gue flat-flat aja. Padahal gue juga ikutan nonton
setiap mereka muter MV Super Junior atau SNSD atau SHINee atau f(x) kebanyakan
jebolan SMEnt. Kalo nggak gitu drama korea aka drakor. Kalo ini sih masih bisa
lah otak gue masih nyambung. Jaman segitu drakor yang pernah gue tonton baru
BBF sama Dream High 2. Sampe pada waktunya SM mendebutkan grup baru dengan 12
member yang dikasih nama EXO. Macam biasanya mereka antusias banget langsung
download teaser, MV, dan liat showcase. Gue disitu ikutan liat. Betapa
terpukaunya gue pas liat MV Mama sumpah first impression gue terhadap MV itu
adalah keren abis dan gue seketika jatuh cinta sama itu grup. Walaupun awalnya
gue masih bingung sama jalan ceritanya dan memang konsep yang disuguhkan di MV
itu cukup misterius malah kata temen gue MV itu ada hubungannya sama illuminati.
Apa iya? batin gue. Gue jadi penasaran sama arti liriknya dan search di google
dan ternyata maknanya bagus dan dalem banget. Serius gue tambah excited banget
buat liat showcase mereka. Entah kenapa abis nonton showcase gue makin yakin
dan beneran suka sama mereka. Gue terpesona sama aura ketampanan mereka yang
sungguh sangat menyilaukan mata. Rasanya mereka berhasil ngambil hati gue
bahkan yang tadinya gue masa bodoh sama kpop tiba-tiba jadi suka dan kepo tapi
cuma ke mereka doang. Gue menemukan sesuatu yang beda di EXO yang nggak gue
temuin di grup lain. Kalo yang gue liat grup-grup sebelumnya pas mereka debut
ya debut aja ngeluarin treasure abis itu release MV udah. Tapi ini malah
dibikin jadi cerita yang bener-bener nyambung dan ada judulnya “The Legend of
EXO”. Jadi berdasarkan MV yang gue tangkep disini di awal ada sebuah pohon
anggap aja pohon kehidupan yang bagian atasnya bercabang jadi dua. Mungkin
percabangan itu menggambarkan EXO yang dibagi jadi dua sub-unit grup yakni
EXO-K dan EXO-M. Lahirnya nama EXO juga diambil dari nama sebuah planet diluar
galaksi Bimasakti sebut saja EXOPLANET. Sebutan EXOPLANET sendiri nggak asal ya
nama itu pernah dipake sama NASA kok. Lalu masing-masing dari mereka dibekali
kekuatan yang tidak dimiliki oleh manusia biasa dan setiap super power memiliki
julukan dan lambang masing-masing. Baik EXO-K maupun EXO-M masing-masing
dilambangkan dengan burung phoenix dan naga. Apa maknanya? Menurut sejarah
Korea burung phoenix melambangkan keindahan dan merupakan simbol untuk ratu
Korea sedangkan menurut sejarah China seorang raja disimbolkan dengan naga.
Naga menegaskan kemakmuran, keberuntungan serta kekuasaan seperti seorang raja.
So dari sini kita bisa tau kalo EXO-M disini sebagai raja dan EXO-K sebagai
ratu. Maksud dari gerhana di setiap bagian penutup dari sebagian besar treasure
ialah dari era Joseon orang Korea percaya bahwa raja mereka adalah matahari dan
bulan sebagai ratu. Eclipse yang ditandai dengan matahari dan bulan berada
dalam posisi yang sama di langit yang sama menurut pandangan kita menjadi
cerita tersendiri dari lahirnya slogan “We are One”. Wow pemikiran yang hebat
dan cukup matang untuk membuat debut ini semakin berkesan. Selain itu,
pemilihan nama untuk fansclub mereka juga nggak sembarangan. Semua ada
filosofinya. Nama EXO-L dipilih karena huruf “L” disini adalah singkatan dari
“Love” maksudnya EXO-L adalah sebutan untuk orang yang mencintai EXO. Disamping
itu, huruf “L” berada di antara “K” dan “M” bermakna EXO-L selalu berada di
antara EXO-K dan EXO-M sekaligus menjadi penghubung antara kedua sub-unit tersebut
seperti slogan “We Are One. We Are EXO” baik EXO-K, EXO-L maupun EXO-M menjadi
satu kesatuan yang tak terpisahkan dalam sebuah kingdom atau galaksi bernama
EXO. Wah so daebak hehe. Tapi bukan berarti yang lain nggak istimewa ya. Tetep
bagus kok. Semua kan punya ciri khas yang menunjukkan identitas masing-masing
dan pastinya mereka punya tempat sendiri di hati penggemar. Kebetulan aja feel
gue jatuh ke EXO dan disitulah gue menobatkan diri menjadi kpopers dan mulai
memasuki fase baru sebagai fangirl. Temen-temen gue manyambut dan langsung
melempar pertanyaan ke gue “Siapa bias loe?” Hah? Bias apaan? Maklum gue kan
baru anak kemarin masih amatiran soal yang begituan. Setelah mendengar
penjelasan dari rekan gue akhirnya gue paham. Tapi yang masih terngiang di
kepala gue apa harus seorang kpopers punya bias? Apa tujuannya? Soalnya jujur
gue pernah mengalami masa sulit dimana gue bingung nentuin bias gue di EXO. Ya
secara semua member itu bias gue. Setelah beberapa kali nonton showcase
akhirnya gue mulai menemukan siapa ultimate bias gue. Si Baekhyun. Jangan tanya
kenapa dia ya? Gegara pas di showcase dia member yang paling energik dan talkative
dibanding yang lain dan dia punya sisi humoris dan kebetulan gue suka cowok
yang kayak gitu malah ketengilannya bikin dia makin keliatan cool bagi gue. Nah
itu tadi sedikit (banyak) cerita yang terselip dibalik karir gue sebagai EXO-L
jadi bisa dibilang gue ini adalah Hardcore EXO-L. Gimana? Kepanjangan ya?
Sebenernya loe bisa skip aja karena ini cuman ulasan aja bukan inti curhatan
gue yang sebenernya. Baiklah kita next aja.
Walaupun waktu berjalan begitu cepat, tapi tiga tahun
bukanlah waktu yang singkat untuk mengukir memori-memori yang tak terlupakan.
Tiga tahun waktu gue bersama EXO dan selama itu banyak hal yang udah EXO dan
EXO-L lalui. Setumpuk memorable moments baik itu manis maupun pahit atau
mungkin juga asam (nama-nama rasa kali). Termasuk suka duka gue sebagai EXO-L.
Tahun pertama EXO debut di 2012 gue udah punya feeling kalo EXO bakal jadi grup
yang cemerlang dan itu udah bisa gue baca dari aura mereka (abaikan yang ini)
karena dari apa yang gue amati EXO mendapat banyak respon positif dari
masyarakat bahkan di showcase fans mereka udah banyak yang dari Eropa.
Jangankan showcase jauh sebelum mereka debut pas jaman mereka masih sekolah,
salah satu member, Chanyeol udah punya fans bahkan udah membentuk fansite buat
dia (segitu yang gue tahu). Ternyata bener kan tebakan gue, di tahun
berikutnya, tapi masih dalam periode 1 tahun pasca-debut, di tahun 2013 mereka
mulai menunjukkan kemajuan yang pesat dalam karir mereka. Setelah comeback
dengan Wolf dan mengeluarkan album perdana mereka XOXO mereka seketika
menempati puncak pularitas mereka. Terbukti dengan tracks mereka yang menjadi
hits dan menduduki posisi teratas chart music dengan predikat all-kill serta angka
penjualan album yang tembus 1 juta keping. Nominal yang luar biasa yang pernah
dicapai industri musik Korea setelah lebih kurang 12 tahun. Itu merupakan
prestasi yang sangat membanggakan terlebih untuk EXO mengingat mereka belum
genap setahun berada di industri musik juga untuk SM agensi yang menaungi
mereka. EXO menciptakan sejarah baru dan mulai memperlihatkan taring mereka. Seketika
nama mereka langsung menjadi topik panas dengan segudang pencapaian yang
diraih. Dengan kesuksesan itu EXO kebanjiran banyak iklan. Tidak sampai disitu
mereka juga kembali dengan repackage album bertajuk Growl. Ada yang istimewa
dari MV ini karena pengambilan gambar dilakukan hanya dengan sekali take. Sama
seperti sebelumnya, pada album kali ini EXO juga menerima cukup banyak respon
dari penggemar dan berhasil untuk kesekian kalinya. Kembali lagi EXO tak
henti-hentinya memuaskan penggemar yang selalu menantikan mereka. Akhirnya di
penghujung tahun 2013 EXO menutupnya dengan mengeluarkan album Miracle in
Desember yang menggunakan konsep natal. Lagu yang dipilih pun bergenre ballad
dengan judul yang sama dengan album dan lagu ini sekaligus menjadi lagu favorit
gue apalagi yang versi english by silver tears. Bagus banget! Ya, tahun 2013
menjadi tahun keemasan bagi EXO dimana mereka memperoleh banyak cinta dari
penggemar dan mereka juga membalas cinta itu dengan banyak mengeluarkan album
dalam kurun waktu 1 tahun. Di tahun tersebut juga ada cerita unik dimana ada
sebuah street store bernama Boy Who Cried Wolf (BWCW) merupakan sebuah toko
yang terletak di Gangnam yang menjual album, merchandise, goodies yang
berhubungan dengan EXO dan toko ini memang dirancang sedemikian rupa dengan
design yang dibuat semirip mungkin dengan era Wolf. SM bekerjasama dengan
brands populer seperti Liful dan Peace, Love, and Understanding untuk
menciptakan toko ini. Toko ini juga sudah diresmikan oleh EXO maka tak heran
ketika kita kesana kita akan menjumpai banyak sekali tanda tangan, tulisan,
gambaran member EXO entah itu di meja, foto, tembok, sampai ke barang-barang
yang dijual. Konsep yang diusung juga sangat menarik dan mengundang orang untuk
datang. Di sana banyak fasilitas yang disediakan seperti gym, cafeteria,
perpustakaan, kelas, kantor, asrama pokoknya nggak jauh-jauh dari tema sekolah
kayak di wolf gitu. Menu di cafe itu juga unik. Setiap menu pasti diawali
dengan nama member EXO. Jadi pengen deh bisa kesana. Tapi buat kalian fans EXO
kalo mau mampir kesana buat beli stuff EXO harus siapin budget yang besar ya
soalnya barangnya gak ada yang murah. Kurs mata uangnya aja udah beda. Tapi
kalo belanja disana lebih enak keuntungannya bisa dapet barang yang original
plus ada paket TTD dari EXO kalo beruntung haha.
Oke itu tadi cerita manis yang ada di tahun 2013. Lanjut ke halaman berikutnya. Menginjak usia 2 tahun, pada 2014 topik EXO nggak kalah heboh dan seru dari tahun sebelumnya atau justru menjadi awal malapetaka bagi kami. Belum lama mereka menduduki kursi kekaisaran, masalah demi masalah mulai mengusik ketenangan mereka. Dibuka dengan peluncuran album comeback mereka Overdose. Di album ini tidak ada yang berubah sama sekali. Selepas peluncuran album mereka mulai melakukan promosi baik itu bersama-sama ataupun terpisah EXO-K di Korea dan EXO-M di China. Semua masih berjalan normal tanpa gangguan sampai pada sebuah sinyal yang diluncurkan oleh leader EXO-M, Kris yang melayangkan gugatan kepada agensinya bahkan Kris tidak hanya sekedar menggugat SM namun memutus kontrak kerja dengan agensi yang membesarkan namanya itu. Berita itupun menyeruak dan langsung heboh dikalangan netter terutama fans EXO. Beragam spekulasi muncul terkait masalah ini. Ada pro dan kontra. Banyak yang menyayangkan keputusan Kris tapi tidak sedikit pula yang mendukung. Ada yang berasumsi bahwa SM merupakan dalang dibalik peristiwa ini. SM dinilai tidak becus dalam mengelola anak asuhnya. Mereka juga beranggapan bahwa SM terlalu membatasi karir anak asuhnya, dalam hal ini Kris. SM menolak keinginan Kris untuk berkarir sebagai aktor terutama di negara asalnya, China. Ini yang memicu Kris mengambil sikap perlawanan terhadap SM yang berujung pada gugatan dan pemutusan kontrak bahkan SM menerima banyak hujatan karena dianggap menerapkan kontrak budak terhadap artis-artisnya. Tidak mau nama baiknya tercoreng, pihak SM berdalih dan dengan tegas membantah semua tuduhan. Ya, respon-respon itulah yang sering gue dengar. TBH gue sebagai EXO-L sangat shock ketika kabar ini sampai ke telinga gue. Bingung, kecewa, sedih, dan rasa tak percaya itu yang terlintas di kepala gue. Semua campur aduk. Gue gak bisa nahan untuk nggak nangis kala itu. Bahkan sampai kabar itu nggak terbantahkan, gue masih nggak percaya. Gue yakin ini cuma nightmare. Mustahil Kris keluar dari EXO. Gue berharap ada yang membangunkan gue dan menjauhkan gue dari mimpi buruk itu. Sayangnya mimpi buruk itu nggak pernah ada malah sebaliknya gue harus menerima kenyataan yang sebenarnya lebih menakutkan dari hanya sekedar mimpi buruk. Gue nggak henti-hentinya mempertanyakan alasan Kris keluar dari EXO yang sampe detik ini belum terjawab. Entah kenapa alasan yang gue denger nggak bisa gue terima. Terlalu klasik bagi gue Kris menuntut SM hanya karena nggak dibolehin jadi aktor. Sesimple itukah? Dia bahkan menghabiskan waktu bertahun-tahun untuk menjadi trainee dan semua itu berakhir disini. Di dua tahun perjalanan karirnya bersama EXO yang bahkan tidak lebih dari masa trainee yang dia jalani pre-debut. Gue selalu mikir ada alasan lain dibalik insiden ini tapi semua itu disembunyikan SM dan Kris. Sepeninggal Kris, tersisa 11 member yang masih bertahan di EXO. Bisa dipastikan tidak akan kita jumpai lagi pemandangan OT12, tidak ada lagi sosok cold guy, tidak akan kita dengar lagi sebutan our galaxy ataupun dzuitjang (whatever how you spell it) what else? Such precious moments with the leader. Semuanya sirna, lenyap. Ini mengingatkan gue sama drama wolf EXO dimana Kris meninggalkan Luhan di sebuah lorong dengan siluet. Seperti mengisyaratkan bahwa dirinya akan pergi. Belum rampung dari perseteruan yang melibatkan mantan membernya dengan pihak agensi, EXO kembali membuat heboh, pasalnya salah seorang membernya, Baekhyun, dirumorkan tengah menjalin hubungan spesial dengan salah satu rekan artisnya dibawah managemen yang sama, Taeyeon SNSD. Tentunya kabar ini membuat para EXO-L dan SONE kaget terlebih lagi ketika foto mesra antara keduanya beredar di dunia maya dan tak selang lama SM mengonfirmasi kebenaran berita tersebut. Gue yang tau hal ini kaget bukan kepalang. Aneh super duper aneh. Kok bisa secara tiba-tiba setelah kasus Kris langsung muncul pemberitaan ini. Banyak sih yang bilang kalo ini cuma settingan SM aja secara untuk mengalihkan perhatian netizen tapi mungkin juga mereka beneran pacaran soalnya sepengetahuan gue Baekhyun itu SONE dan bias dia di SNSD itu emang Taeyeon jadi wajar banget kalo misalnya mereka pacaran. Tapi yang bikin gue heran kok kabarnya baru mencuat setelah kasus Kris padahal katanya mereka udah kencan selama dua bulan. I dont really know kenyataan sebenernya but gue sebagai EXO-L no comment deh bingung belum juga move on dari masalah sebelumnya udah ketambahan lagi masalah baru. Sebenernya sih bukan masalah tapi gue belum siap aja terima kenyataan Baekhyun pacaran tapi mau gimana gue harus terima yang penting Baekhyun bahagia. Selang beberapa bulan setelah Kris, santer terdengar kabar kalo Luhan juga akan mengikuti jejak rekannya yang telah lebih dulu keluar dari EXO. Issue itu benar adanya. Luhan mencabut kontraknya dengan EXO usai menjalani konser di Shanghai, 21 September. Ini merupakan konser terakhir Luhan bersama EXO setelah sebelumnya EXO juga menggelar konsernya di Indonesia yang bertajuk “The Lost Planet Jakarta”. Namun berbeda dari kasus Kris yang menuai berbagai kontroversi dari berbagai pihak termasuk rekannya di EXO, Luhan justru mendapat dukungan bahkan terkesan tidak seheboh Kris. Kok bisa? Padahal kasus mereka sama tapi kenapa respon yang didapat berbeda? Ini semakin jadi momok buat gue. Keep every private project gue mulai kambuh. Gue semakin nggak ngerti sama apa yang terjadi. Gue merasa dipermainkan semacam ada skenario dibalik ini dan siapa lagi sutradaranya kalo bukan SM itu sendiri. Pikiran gue mulai nglantur nggak ngerti harus berpihak ke siapa. Pikiran gue berkecimpung disitu. Mana yang harus gue percaya? Apa gue harus memilih salah satu dari mereka atau gue cuma diem dan pasrah memilih tidak berpihak pada siapapun karena notabene gue cuma orang luar nggak ngerti akar permasalahannya. Gue nggak bisa ngasih statement apapun perihal ini bahkan sampe TL gue penuh dengan hujatan, makian, cercaan buat SM. Pengen gue nyalahin SM tapi apa gue punya bukti? Gue juga nggak bisa nyalahin Kris ataupun Luhan karena toh ini hidup mereka. Mereka punya hak untuk menentukan pilihan mereka sendiri walaupun pilihan itu nggak sejalan sama harapan fans dan slogan yang sering mereka ucapkan pas lagi manggung. Semua terlalu rumit untuk dipecahkan oleh IQ rata-rata kayak gue. Endingnya cuma bisa menerka-nerka nggak jelas. Di saat yang bersamaan ada orang jenius yang juga ngebahas masalah ini bahkan saking superiornya otak gue nggak nyampe untuk mencerna pola pikirnya. Dia berargumen kalo keluarnya Kris dan Luhan itu merupakan lawsuit dari SM untuk membuka peluang karir bagi Kris dan Luhan sebagai aktor di negara asalnya. Jadi dengan kata lain keluarnya Kris dan Luhan itu emang udah ada di dalam perjanjian kontrak mereka so bukan murni keinginan member untuk out dari grup. Kenapa bisa begitu? Karena ini merupakan trik SM untuk meningkatkan omset perusahaan. Jadi menurut dia, keberadaan Kris dan Luhan di EXO itu hanya sebagai batu loncatan untuk karir mereka selanjutnya karena mustahil mereka bisa populer sebagai aktor tanpa punya modal. Modal disini maksudnya ialah nama. Setelah debut sebagai EXO, mereka jadi punya nama, seluruh dunia mengenal mereka dan setelah modal itu mereka dapatkan otomatis akan mudah bagi mereka untuk bisa memasuki pasar hiburan Tiongkok. Karir mereka terbilang mulus, terbukti banyak perusahaan yang menggaet mereka sebagai model iklan produknya bahkan mereka mendapat tawaran bermain film, meluncurkan single blablabla. Sebenernya analisis ini cukup masuk akal, tapi yang gue masih nggak ngerti kenapa SM berani mengambil keputusan semacam ini. Apa tidak terlalu berisiko untuk karir EXO kedepan? Hilangnya dua member dalam waktu yang bersamaan ditengah karir EXO yang gemilang, apa itu tidak terlalu konyol dan terkesan fiktif? Tidak menutup kemungkinan jika keluarnya Kris dan Luhan malah membuat karir EXO merosot apalagi Kris dan Luhan terbilang memiliki cukup banyak fans dan apa EXO siap kehilangan fans yang mungkin sudah tidak simpati lagi kepada mereka karena member yang diidolakan tidak lagi berada dalam grup? Atau mereka hanya menuruti ambisi mereka dengan menempatkan nominal diatas segalanya? Itu sama saja SM memupuskan harapan kami dan EXO hanya demi memenuhi hasrat komersial mereka. Memang ini adalah bisnis dimana semua ingin memperoleh keuntungan tapi tidak harus dengan mengacaukan persahabatan yang sudah dibina selama bertahun-tahun juga kepercayaan fans. Kalo ini benar terjadi otomatis gue sebagai fans udah tertipu sama permainan mereka yang cerdas bukan main sekaligus licik. Tapi apa mau dikata semua udah terlanjur. EXO dan fans harus merelakan apa yang terjadi walaupun hati nggak sejalan. Tapi mungkin emang udah jalannya begini, yakin kalo setelah gelap terbitlah terang. Tepat di hari perhelatan MAMA 2014 ajang penghargaan musik bergengsi se-Asia EXO membawa pulang trophy dalam 4 kategori. Omfg, is this for real? Gue seneng minta ampun pas tau EXO menang banyak. Gue bahagia sekaligus terharu dan nggak bisa membendung air mata gue. Mungkin ini semacam balasan atau hadiah yang pantas EXO dapetin setelah diterpa badai bertubi-tubi. Pas gue liat EXO speech gue seneng ngeliat senyum mekar mereka walaupun diselipin nangis nangis dikit. Satu yang paling bikin gue tersentuh adalah semangat fans overseas yang masih tetep setia buat support mereka. I love you all, EXO-L. Makasih udah bisa sabar dan tetep kompak. Cerita yang pahit tapi ditutup dengan sesuatu yang manis. Belanjut ke chapter berikutnya. EXO memulai bab baru di tahun 2015. Seperti biasa setiap tahun mereka selalu melakukan comeback. Kali ini mereka mengangkat tema “EXO 2015 Coming Soon” yang sudah ditayangkan di MAMA 2014 tepatnya pada 3 Desember 2014. Dari judulnya gue pikir EXO bakal menyuguhkan sesuatu yang baru, yang heboh atau mungkin menarik kita untuk melupakan peristiwa lama. But wait, gue menemukan sesuatu yang aneh di teaser ini. Berbeda dari perkiraan gue, teaser ini justru menjurus kepada peristiwa 2014. Dalam teaser ini terdapat dua belas bola atau kelereng yang berada di dalam maze atau labirin. Kelereng-kelereng tersebut bergerak mencoba untuk mencari jalan keluar dari maze tersebut dan benar saja sepuluh kelereng berhasil keluar sedangkan sisanya masih terjebak di dalam. Kalian bisa nangkep nggak? Kalo menurut gue dua belas bola ini mewakili dua belas member. Sepuluh bola yang berhasil keluar itu adalah member yang masih bertahan di EXO sedangkan dua yang masih terjebak itu adalah Kris dan Luhan. Mereka dianalogikan sebagai kelereng yang terjebak di dalam maze seperti keadaan mereka saat ini yang tengah bingung dan terjebak oleh keputusannya sendiri karena meninggalkan EXO. Lalu disitu juga ada rubik dan pensil. Kedua benda ini sangat akrab dengan dua mantan member EXO. Rubik sangat identik dengan Luhan. Buat EXO-L tentu udah tau dong kenapa. Lalu pensil yang sangat menjurus kepada Kris. Coba kita terka, Kris sangat hobi menggambar selain itu dia menamakan dirinya picasso berarti udah jelas kan kalo pensil di teaser itu diibaratkan sebagai Kris. Lalu apa maksud dari treasure ini? Jujur sih ide teaser ini emang keren tapi menyinggung banget dan terkesan terang-terangan menurut gue. Selesai teaser giliran SM mempersembahkan pathcode dari masing-masing member. Gue udah liat semua pathcode dan semuanya keren banget. Pengambilan gambar dilakukan di Eropa except Lay yang melakukan shooting di China. Di akhir atau awal pemutaran pathcode selalu ada keterangan tempat dan waktu. Keterangan itu merupakan sebuah teka-teki yang harus dipecahkan sebagai petunjuk untuk comeback mereka. Sebagian ada yang bisa menyelesaikan teka-teki tersebut namun sebagian lagi mungkin masih bingung. Jadi jika diurutkan dari awal hingga akhir masing –masing pathcode, huruf depan dari setiap keterangan akan membentuk tulisan ‘Call Me Baby’ yang merupakan judul dari lagu comeback mereka dengan albumnya sendiri ‘ EXODUS’ yang juga diambil dari salah satu judul lagu di dalam album ini. Ada satu hal yang cukup berkesan buat gue karena EXO memberikan kado untuk EXO-L di seluruh dunia sebuah lagu bergenre bala-bala dan lagu ini merupakan persembahan khusus dari mereka yang lirik, aransemen, semuanya dibuat oleh mereka sendiri. Kalo kita liat arti liriknya sangat menyentuh banget gue aja pas denger lagu ini pertama kali langsung nangis merenung di pojokkan kamar. Seriously ini sweet banget. Ada juga yang EXO-L version jadi itu ada EXO-L yang aransemen ulang lagu ini dan liriknya diganti dengan lirik EXO-L yang seolah-olah membalas lagu EXO ‘Promise’ dan lagi-lagi gue nangis. Tiap kali muter videonya gue nangis sampe sekarang gue nggak berani lagi muter itu video takut ketauan sama orangtua gue hihi. Tapi beneran lagu ini punya semacam incredible power buat EXO sekaligus EXO-L dan mereka membuat lagu ini itu pake hati banget buktinya mereka sampe nangis pas bawain lagu ini. Bahkan seorang Kai dan Sehun yang selalu terlihat cool dan jaim di camera juga ikutan nangis. Selain mereka yang gue tau Chanyeol, Baekhyun, dan Tao juga nangis gegara lagu ini. Beralih, kali ini gue pengen sedikit menyampaikan keluh kesah gue terhadap MV ‘Call Me Baby’. Gue nggak akan komentar soal dance, choreo, atau apapun yang menyangkut member tapi ini lebih ke konsep dari MV itu sendiri. Gue nggak ngeh ketika liat konsep yang dipilih di MV soalnya ekspektasi gue itu tinggi banget di MV ini secara pas gue liat treasure sama pathcode itu keren dan gue pikir mereka akan ngasih surprise di MV kali ini tapi yang gue liat MV ini terlalu simple bahkan kelewat simple dengan teaser dan pathcode yang kayak gitu. Kalo kayak gini sih kesannya jadi nggak balance. Harusnya SM bisa lebih main di MV ketimbang di treasure. Ini malah kebalikannya. Untung aja kekecewaan gue terbayar dengan repackage album ‘Love Me Right’ yang bisa dibilang lebih bagus dari ‘Call Me Baby’. Setidaknya di MV ini EXO nggak ngedance di dalam kotak lagi dan konsep yang dipilih juga lumayan segar dengan menampilkan suasana hutan dan tema anak sekolah. Hal ini diperkukuh dengan kostum seragam lengkap dengan dasi kayak anak sekolah lalu ada scene yang menampilkan mereka sebagai atlet american football yang mungkin merupakan ekskul di sekolah tersebut. Overall MV ini keren dan gue suka. But ada satu yang gue sayangkan disini. Tao nggak bisa ikut dalam promosi album ini karena dia sedang menjalani perawatan akibat cedera parah di kakinya. Gue khawatir sama nih anak gegara lukanya parah banget sampe dia harus berobat ke Amerika udah gitu nggak dibolehin manggung dan harus absen untuk terapi sampai sembuh total. So sad to hear that. They have their show without Tao. Ada juga kabar tidak sedap lain yang datang dari member satu ini. Rumor hengkang Tao lagi-lagi jadi issue terpanas di kalangan fans EXO. Lama nggak pernah nongol dan balik dari berobat malah ke China bikin fans tambah ketar-ketir perihal kebenaran rumor itu. Fans berbondong-bondong membanjiri instagram Tao dengan pertanyaan seputar rumor tersebut dan ada salah satu fans yang beruntung mendapat balasan dari Tao. Let’s see the conversation:
Oke itu tadi cerita manis yang ada di tahun 2013. Lanjut ke halaman berikutnya. Menginjak usia 2 tahun, pada 2014 topik EXO nggak kalah heboh dan seru dari tahun sebelumnya atau justru menjadi awal malapetaka bagi kami. Belum lama mereka menduduki kursi kekaisaran, masalah demi masalah mulai mengusik ketenangan mereka. Dibuka dengan peluncuran album comeback mereka Overdose. Di album ini tidak ada yang berubah sama sekali. Selepas peluncuran album mereka mulai melakukan promosi baik itu bersama-sama ataupun terpisah EXO-K di Korea dan EXO-M di China. Semua masih berjalan normal tanpa gangguan sampai pada sebuah sinyal yang diluncurkan oleh leader EXO-M, Kris yang melayangkan gugatan kepada agensinya bahkan Kris tidak hanya sekedar menggugat SM namun memutus kontrak kerja dengan agensi yang membesarkan namanya itu. Berita itupun menyeruak dan langsung heboh dikalangan netter terutama fans EXO. Beragam spekulasi muncul terkait masalah ini. Ada pro dan kontra. Banyak yang menyayangkan keputusan Kris tapi tidak sedikit pula yang mendukung. Ada yang berasumsi bahwa SM merupakan dalang dibalik peristiwa ini. SM dinilai tidak becus dalam mengelola anak asuhnya. Mereka juga beranggapan bahwa SM terlalu membatasi karir anak asuhnya, dalam hal ini Kris. SM menolak keinginan Kris untuk berkarir sebagai aktor terutama di negara asalnya, China. Ini yang memicu Kris mengambil sikap perlawanan terhadap SM yang berujung pada gugatan dan pemutusan kontrak bahkan SM menerima banyak hujatan karena dianggap menerapkan kontrak budak terhadap artis-artisnya. Tidak mau nama baiknya tercoreng, pihak SM berdalih dan dengan tegas membantah semua tuduhan. Ya, respon-respon itulah yang sering gue dengar. TBH gue sebagai EXO-L sangat shock ketika kabar ini sampai ke telinga gue. Bingung, kecewa, sedih, dan rasa tak percaya itu yang terlintas di kepala gue. Semua campur aduk. Gue gak bisa nahan untuk nggak nangis kala itu. Bahkan sampai kabar itu nggak terbantahkan, gue masih nggak percaya. Gue yakin ini cuma nightmare. Mustahil Kris keluar dari EXO. Gue berharap ada yang membangunkan gue dan menjauhkan gue dari mimpi buruk itu. Sayangnya mimpi buruk itu nggak pernah ada malah sebaliknya gue harus menerima kenyataan yang sebenarnya lebih menakutkan dari hanya sekedar mimpi buruk. Gue nggak henti-hentinya mempertanyakan alasan Kris keluar dari EXO yang sampe detik ini belum terjawab. Entah kenapa alasan yang gue denger nggak bisa gue terima. Terlalu klasik bagi gue Kris menuntut SM hanya karena nggak dibolehin jadi aktor. Sesimple itukah? Dia bahkan menghabiskan waktu bertahun-tahun untuk menjadi trainee dan semua itu berakhir disini. Di dua tahun perjalanan karirnya bersama EXO yang bahkan tidak lebih dari masa trainee yang dia jalani pre-debut. Gue selalu mikir ada alasan lain dibalik insiden ini tapi semua itu disembunyikan SM dan Kris. Sepeninggal Kris, tersisa 11 member yang masih bertahan di EXO. Bisa dipastikan tidak akan kita jumpai lagi pemandangan OT12, tidak ada lagi sosok cold guy, tidak akan kita dengar lagi sebutan our galaxy ataupun dzuitjang (whatever how you spell it) what else? Such precious moments with the leader. Semuanya sirna, lenyap. Ini mengingatkan gue sama drama wolf EXO dimana Kris meninggalkan Luhan di sebuah lorong dengan siluet. Seperti mengisyaratkan bahwa dirinya akan pergi. Belum rampung dari perseteruan yang melibatkan mantan membernya dengan pihak agensi, EXO kembali membuat heboh, pasalnya salah seorang membernya, Baekhyun, dirumorkan tengah menjalin hubungan spesial dengan salah satu rekan artisnya dibawah managemen yang sama, Taeyeon SNSD. Tentunya kabar ini membuat para EXO-L dan SONE kaget terlebih lagi ketika foto mesra antara keduanya beredar di dunia maya dan tak selang lama SM mengonfirmasi kebenaran berita tersebut. Gue yang tau hal ini kaget bukan kepalang. Aneh super duper aneh. Kok bisa secara tiba-tiba setelah kasus Kris langsung muncul pemberitaan ini. Banyak sih yang bilang kalo ini cuma settingan SM aja secara untuk mengalihkan perhatian netizen tapi mungkin juga mereka beneran pacaran soalnya sepengetahuan gue Baekhyun itu SONE dan bias dia di SNSD itu emang Taeyeon jadi wajar banget kalo misalnya mereka pacaran. Tapi yang bikin gue heran kok kabarnya baru mencuat setelah kasus Kris padahal katanya mereka udah kencan selama dua bulan. I dont really know kenyataan sebenernya but gue sebagai EXO-L no comment deh bingung belum juga move on dari masalah sebelumnya udah ketambahan lagi masalah baru. Sebenernya sih bukan masalah tapi gue belum siap aja terima kenyataan Baekhyun pacaran tapi mau gimana gue harus terima yang penting Baekhyun bahagia. Selang beberapa bulan setelah Kris, santer terdengar kabar kalo Luhan juga akan mengikuti jejak rekannya yang telah lebih dulu keluar dari EXO. Issue itu benar adanya. Luhan mencabut kontraknya dengan EXO usai menjalani konser di Shanghai, 21 September. Ini merupakan konser terakhir Luhan bersama EXO setelah sebelumnya EXO juga menggelar konsernya di Indonesia yang bertajuk “The Lost Planet Jakarta”. Namun berbeda dari kasus Kris yang menuai berbagai kontroversi dari berbagai pihak termasuk rekannya di EXO, Luhan justru mendapat dukungan bahkan terkesan tidak seheboh Kris. Kok bisa? Padahal kasus mereka sama tapi kenapa respon yang didapat berbeda? Ini semakin jadi momok buat gue. Keep every private project gue mulai kambuh. Gue semakin nggak ngerti sama apa yang terjadi. Gue merasa dipermainkan semacam ada skenario dibalik ini dan siapa lagi sutradaranya kalo bukan SM itu sendiri. Pikiran gue mulai nglantur nggak ngerti harus berpihak ke siapa. Pikiran gue berkecimpung disitu. Mana yang harus gue percaya? Apa gue harus memilih salah satu dari mereka atau gue cuma diem dan pasrah memilih tidak berpihak pada siapapun karena notabene gue cuma orang luar nggak ngerti akar permasalahannya. Gue nggak bisa ngasih statement apapun perihal ini bahkan sampe TL gue penuh dengan hujatan, makian, cercaan buat SM. Pengen gue nyalahin SM tapi apa gue punya bukti? Gue juga nggak bisa nyalahin Kris ataupun Luhan karena toh ini hidup mereka. Mereka punya hak untuk menentukan pilihan mereka sendiri walaupun pilihan itu nggak sejalan sama harapan fans dan slogan yang sering mereka ucapkan pas lagi manggung. Semua terlalu rumit untuk dipecahkan oleh IQ rata-rata kayak gue. Endingnya cuma bisa menerka-nerka nggak jelas. Di saat yang bersamaan ada orang jenius yang juga ngebahas masalah ini bahkan saking superiornya otak gue nggak nyampe untuk mencerna pola pikirnya. Dia berargumen kalo keluarnya Kris dan Luhan itu merupakan lawsuit dari SM untuk membuka peluang karir bagi Kris dan Luhan sebagai aktor di negara asalnya. Jadi dengan kata lain keluarnya Kris dan Luhan itu emang udah ada di dalam perjanjian kontrak mereka so bukan murni keinginan member untuk out dari grup. Kenapa bisa begitu? Karena ini merupakan trik SM untuk meningkatkan omset perusahaan. Jadi menurut dia, keberadaan Kris dan Luhan di EXO itu hanya sebagai batu loncatan untuk karir mereka selanjutnya karena mustahil mereka bisa populer sebagai aktor tanpa punya modal. Modal disini maksudnya ialah nama. Setelah debut sebagai EXO, mereka jadi punya nama, seluruh dunia mengenal mereka dan setelah modal itu mereka dapatkan otomatis akan mudah bagi mereka untuk bisa memasuki pasar hiburan Tiongkok. Karir mereka terbilang mulus, terbukti banyak perusahaan yang menggaet mereka sebagai model iklan produknya bahkan mereka mendapat tawaran bermain film, meluncurkan single blablabla. Sebenernya analisis ini cukup masuk akal, tapi yang gue masih nggak ngerti kenapa SM berani mengambil keputusan semacam ini. Apa tidak terlalu berisiko untuk karir EXO kedepan? Hilangnya dua member dalam waktu yang bersamaan ditengah karir EXO yang gemilang, apa itu tidak terlalu konyol dan terkesan fiktif? Tidak menutup kemungkinan jika keluarnya Kris dan Luhan malah membuat karir EXO merosot apalagi Kris dan Luhan terbilang memiliki cukup banyak fans dan apa EXO siap kehilangan fans yang mungkin sudah tidak simpati lagi kepada mereka karena member yang diidolakan tidak lagi berada dalam grup? Atau mereka hanya menuruti ambisi mereka dengan menempatkan nominal diatas segalanya? Itu sama saja SM memupuskan harapan kami dan EXO hanya demi memenuhi hasrat komersial mereka. Memang ini adalah bisnis dimana semua ingin memperoleh keuntungan tapi tidak harus dengan mengacaukan persahabatan yang sudah dibina selama bertahun-tahun juga kepercayaan fans. Kalo ini benar terjadi otomatis gue sebagai fans udah tertipu sama permainan mereka yang cerdas bukan main sekaligus licik. Tapi apa mau dikata semua udah terlanjur. EXO dan fans harus merelakan apa yang terjadi walaupun hati nggak sejalan. Tapi mungkin emang udah jalannya begini, yakin kalo setelah gelap terbitlah terang. Tepat di hari perhelatan MAMA 2014 ajang penghargaan musik bergengsi se-Asia EXO membawa pulang trophy dalam 4 kategori. Omfg, is this for real? Gue seneng minta ampun pas tau EXO menang banyak. Gue bahagia sekaligus terharu dan nggak bisa membendung air mata gue. Mungkin ini semacam balasan atau hadiah yang pantas EXO dapetin setelah diterpa badai bertubi-tubi. Pas gue liat EXO speech gue seneng ngeliat senyum mekar mereka walaupun diselipin nangis nangis dikit. Satu yang paling bikin gue tersentuh adalah semangat fans overseas yang masih tetep setia buat support mereka. I love you all, EXO-L. Makasih udah bisa sabar dan tetep kompak. Cerita yang pahit tapi ditutup dengan sesuatu yang manis. Belanjut ke chapter berikutnya. EXO memulai bab baru di tahun 2015. Seperti biasa setiap tahun mereka selalu melakukan comeback. Kali ini mereka mengangkat tema “EXO 2015 Coming Soon” yang sudah ditayangkan di MAMA 2014 tepatnya pada 3 Desember 2014. Dari judulnya gue pikir EXO bakal menyuguhkan sesuatu yang baru, yang heboh atau mungkin menarik kita untuk melupakan peristiwa lama. But wait, gue menemukan sesuatu yang aneh di teaser ini. Berbeda dari perkiraan gue, teaser ini justru menjurus kepada peristiwa 2014. Dalam teaser ini terdapat dua belas bola atau kelereng yang berada di dalam maze atau labirin. Kelereng-kelereng tersebut bergerak mencoba untuk mencari jalan keluar dari maze tersebut dan benar saja sepuluh kelereng berhasil keluar sedangkan sisanya masih terjebak di dalam. Kalian bisa nangkep nggak? Kalo menurut gue dua belas bola ini mewakili dua belas member. Sepuluh bola yang berhasil keluar itu adalah member yang masih bertahan di EXO sedangkan dua yang masih terjebak itu adalah Kris dan Luhan. Mereka dianalogikan sebagai kelereng yang terjebak di dalam maze seperti keadaan mereka saat ini yang tengah bingung dan terjebak oleh keputusannya sendiri karena meninggalkan EXO. Lalu disitu juga ada rubik dan pensil. Kedua benda ini sangat akrab dengan dua mantan member EXO. Rubik sangat identik dengan Luhan. Buat EXO-L tentu udah tau dong kenapa. Lalu pensil yang sangat menjurus kepada Kris. Coba kita terka, Kris sangat hobi menggambar selain itu dia menamakan dirinya picasso berarti udah jelas kan kalo pensil di teaser itu diibaratkan sebagai Kris. Lalu apa maksud dari treasure ini? Jujur sih ide teaser ini emang keren tapi menyinggung banget dan terkesan terang-terangan menurut gue. Selesai teaser giliran SM mempersembahkan pathcode dari masing-masing member. Gue udah liat semua pathcode dan semuanya keren banget. Pengambilan gambar dilakukan di Eropa except Lay yang melakukan shooting di China. Di akhir atau awal pemutaran pathcode selalu ada keterangan tempat dan waktu. Keterangan itu merupakan sebuah teka-teki yang harus dipecahkan sebagai petunjuk untuk comeback mereka. Sebagian ada yang bisa menyelesaikan teka-teki tersebut namun sebagian lagi mungkin masih bingung. Jadi jika diurutkan dari awal hingga akhir masing –masing pathcode, huruf depan dari setiap keterangan akan membentuk tulisan ‘Call Me Baby’ yang merupakan judul dari lagu comeback mereka dengan albumnya sendiri ‘ EXODUS’ yang juga diambil dari salah satu judul lagu di dalam album ini. Ada satu hal yang cukup berkesan buat gue karena EXO memberikan kado untuk EXO-L di seluruh dunia sebuah lagu bergenre bala-bala dan lagu ini merupakan persembahan khusus dari mereka yang lirik, aransemen, semuanya dibuat oleh mereka sendiri. Kalo kita liat arti liriknya sangat menyentuh banget gue aja pas denger lagu ini pertama kali langsung nangis merenung di pojokkan kamar. Seriously ini sweet banget. Ada juga yang EXO-L version jadi itu ada EXO-L yang aransemen ulang lagu ini dan liriknya diganti dengan lirik EXO-L yang seolah-olah membalas lagu EXO ‘Promise’ dan lagi-lagi gue nangis. Tiap kali muter videonya gue nangis sampe sekarang gue nggak berani lagi muter itu video takut ketauan sama orangtua gue hihi. Tapi beneran lagu ini punya semacam incredible power buat EXO sekaligus EXO-L dan mereka membuat lagu ini itu pake hati banget buktinya mereka sampe nangis pas bawain lagu ini. Bahkan seorang Kai dan Sehun yang selalu terlihat cool dan jaim di camera juga ikutan nangis. Selain mereka yang gue tau Chanyeol, Baekhyun, dan Tao juga nangis gegara lagu ini. Beralih, kali ini gue pengen sedikit menyampaikan keluh kesah gue terhadap MV ‘Call Me Baby’. Gue nggak akan komentar soal dance, choreo, atau apapun yang menyangkut member tapi ini lebih ke konsep dari MV itu sendiri. Gue nggak ngeh ketika liat konsep yang dipilih di MV soalnya ekspektasi gue itu tinggi banget di MV ini secara pas gue liat treasure sama pathcode itu keren dan gue pikir mereka akan ngasih surprise di MV kali ini tapi yang gue liat MV ini terlalu simple bahkan kelewat simple dengan teaser dan pathcode yang kayak gitu. Kalo kayak gini sih kesannya jadi nggak balance. Harusnya SM bisa lebih main di MV ketimbang di treasure. Ini malah kebalikannya. Untung aja kekecewaan gue terbayar dengan repackage album ‘Love Me Right’ yang bisa dibilang lebih bagus dari ‘Call Me Baby’. Setidaknya di MV ini EXO nggak ngedance di dalam kotak lagi dan konsep yang dipilih juga lumayan segar dengan menampilkan suasana hutan dan tema anak sekolah. Hal ini diperkukuh dengan kostum seragam lengkap dengan dasi kayak anak sekolah lalu ada scene yang menampilkan mereka sebagai atlet american football yang mungkin merupakan ekskul di sekolah tersebut. Overall MV ini keren dan gue suka. But ada satu yang gue sayangkan disini. Tao nggak bisa ikut dalam promosi album ini karena dia sedang menjalani perawatan akibat cedera parah di kakinya. Gue khawatir sama nih anak gegara lukanya parah banget sampe dia harus berobat ke Amerika udah gitu nggak dibolehin manggung dan harus absen untuk terapi sampai sembuh total. So sad to hear that. They have their show without Tao. Ada juga kabar tidak sedap lain yang datang dari member satu ini. Rumor hengkang Tao lagi-lagi jadi issue terpanas di kalangan fans EXO. Lama nggak pernah nongol dan balik dari berobat malah ke China bikin fans tambah ketar-ketir perihal kebenaran rumor itu. Fans berbondong-bondong membanjiri instagram Tao dengan pertanyaan seputar rumor tersebut dan ada salah satu fans yang beruntung mendapat balasan dari Tao. Let’s see the conversation:
Lucky fans said “I don’t if you see this but I really need
to say this. You’ll not leave right? Just tell me you won’t pls im begging you.
You promised right? Don’t break that promise. I will believe in you so do the
best thing. I love you.”
Then Tao answered “Yes I won’t just believe in me.”
Jawaban Tao bikin gue lega banget. He got me calm down.
Apalagi agensi juga udah memberi konfirmasi. Syukur gue Tao nggak jadi out
because gue nggak tau apa jadi kalo misal Tao ikutan keluar dari grup potek
kokoro adek. Tapi seakan nggak ada matinya kabar itu masih jadi trending topik
sampai akhirnya ketakutan dan mimpi buruk EXO-L terjadi juga. Netter meyakinkan
berita ini dengan mengatakan bahwa Tao sudah mendirikan studio pribadi di China
sebagai bukti bahwa dirinya memang akan berkarya di China dan tidak melanjutkan
karirnya bersama EXO. Kabar ini memang simpang siur karena yang bersangkutan
tak kunjung bisa dimintai konfirmasi karena masih dalam masa pemulihan sehingga
Sang Ayah yang akhirnya memberikan komentar dan mendukung keputusan Tao untuk
keluar dari EXO sebab keluarga mengaku tidak nyaman dan resah jika Tao tetap
memilih untuk berada di EXO karena alasan kesehatan. Selain schedule EXO yang
dirasa cukup padat, keluarga sulit untuk mengontrol aktivitas Tao dikarenakan
jarak yang jauh dan harus ditempuh dengan pesawat. Begitu kiranya jawaban Sang
Ayah saat diwawancarai Sina. Meski pernyataan Sang Ayah mengisyaratkan
kebenaran Tao akan hengkang namun banyak fans yang tidak menggubris bahkan
mereka tidak akan percaya jika pernyataan itu tidak keluar dari mulut Tao
sendiri. Tao yang sudah pulih dari sakitnya akhirnya memberi tanggapan mengenai
rumor yang membelitnya dan dia secara terbuka mengakui bahwa dirinya sudah
memutus kontrak eksklusif dirinya bersama EXO. Hal itu diperkuat dengan berbagai
aktivitas individu sebagai bintang iklan bahkan kabarnya Tao sedang melakukan
record untuk album perdananya dan mulai bersolo karir di China. Ya Allah,
cobaan apalagi ini. Baru juga kemarin nyanyi lagu promise dan bilang nggak akan
pergi tapi sekarang. Honestly gue nangis dan akhirnya black out secara
tiba-tiba. Itu gue lagi di kamar dan gue shock nggak bisa nahan perasaan
terpukul gue karena gue sayang sama EXO mungkin kadar sayang gue ke mereka udah
overload makanya bisa sampe kayak gitu. So far gue berharap banyak sama Tao karena
kejadian di tahun 2014 itu amat sangat menyakitkan dan gue nggak mau terjadi lagi
dan untuk kesekian kalinya ini yang gue dapet rasa sakit karena ditinggal
member idola yang gue sayang. Kemana perginya semua janji selama ini? Lagu
promise? Apa artinya itu? Nothing? Meaningless? Gue yang terharu sampe nangis
darah pas liat Tao sakit tapi tetep naik ke stage sambil nyanyi promise, do
apologize with fans itu so meaningful buat gue. Dan ini? Gue harus terima kenyataan
semacam ini lagi serasa jatuh ke jurang hopeless gue. Udah kehabisan kata-kata
mau nangis tapi airmata gue udah habis dan hanya untuk masalah yang sama. Kenapa
sih harus EXO? Kenapa harus idola gue, fandom gue, kenapa mereka yang selalu
bermasalah? Oke I mean ini masalah besar dan kejadiannya berulang-ulang. Capek
tau nggak. Gue merasakan muak saat Tao bilang maaf ke Kris lah blablabla. Gue
pikir Tao udah meludahi ucapannya sendiri dan itu emang bener. He promises to
stay up yet the result he broke all. Dalam hati gue marah tapi disisi lain gue
nggak bisa membenci mereka karena gue udah terlanjur sayang dan rasa sayang itu
lebih besar dari alasan apapun untuk membenci mereka. Okelah kalaupun
keputusaan dia untuk pergi itu udah bulat dan dia punya alasan yang kuat gue
bisa terima tapi stop dengan omong kosong ini. Jangan lagi bikin janji kalo
emang pada kenyataannya nggak bisa ditepatin kita udah kenyang sama janji-janji
itu. See? May be I cant control what I’m feeling and being selfish before tapi
sekarang gue udah bisa ngebuka mata dan melihat kebenaran mau nggak mau gue
harus terima apapun keputusan yang mereka ambil cause this is their life. Gue
cuma mau jadi fans yang bijak untuk mereka. Setelah gue pikir-pikir nggak boleh
ada penyesalan atas semua yang udah terjadi. Karena semua peristiwa pasti
membawa hikmah untuk kita. Gue memutuskan untuk memaafkan mereka dan kembali
mencintai mereka. Apalagi setelah melihat pernyataan Ayah Tao gue sadar gimana
sakitnya mereka selama ini melihat anaknya berjuang sendiri sampe sakit dan
mereka nggak bisa berada di dekatnya. Begitupun Tao yang mengaku kesulitan
berkarir di negara orang dengan beribu konsekuensi yang harus dihadapinya tapi
dia bisa bertahan sejauh ini berusaha melawan keinginannya untuk pulang karena rindu
terhadap keluarga untuk siapa? Terang saja untuk fans yang menantikan dia
mendukungnya setiap saat sampe dia bisa kuat tiga tahun bersama EXO. Untuk fans
di luar sana yang membenci Tao, let me remind you, nobody knows what will
happen in the future. Mungkin Tao membuat janji karena dia terlalu sayang dan
mencintai fans dan dia yakin akan mampu bertahan karena cinta dari penggemar
tapi bagaimana ketika dia dihadapkan pada pilihan yang sulit antara keluarga
atau fans. Aku sangat yakin ini merupakan hal berat bagi Tao untuk memilih
karena pasti banyak fans yang kecewa jika dia keluar. Tapi akhirnya dia memihak
keluarganya. Karena keluarga lebih mengenal Tao dibanding kita. Cinta fans bisa
pudar tapi keluarga won’t. They wouldn’t let him down anyway. Silahkan berpikir rasional. Kembali lagi pada
definisi fans yaitu orang yang selalu memberi support kepada idolanya dan fans
sejati always give the support unconditionally. So I prefer to do this too. He
just need little more space to live his life, make his own decisions looking
through his eyes. Keberadaan kita memang penting untuk mereka tapi jangan
sampai kita lupa tugas kita yang sebenarnya jangan sampai kita menginterupsi
apalagi berusaha menguasai mereka menuntut mereka melakukan apa yang kita mau
demi kepentingan kita. Jadilah fans dewasa guys jangan egois. Idola juga
manusia mereka punya perasaan. Selama ini mereka udah lelah fisik dan pikiran
untuk kita lalu apa kita akan menjadi kejam dengan menekan mereka untuk tunduk
dengan kemauan kita? Tegakah kalian melihat idola kalian bertahan namun
dibelakang dia kesakitan? Dimana letak nurani kalian. Ingat nobody perfect.
Sebesar apapun cinta kalian kepada idola tidak akan mampu membantah bahwa
mereka sama dengan kita mereka bukan malaikat mereka bisa berbuat salah
kapanpun bahkan sebaik-baiknya orang pasti pernah mengecewakan orang lain. So
untuk kalian yang masih kecewa sama Tao gue harap setelah membaca tulisan ini
kalian bisa memaafkan dan menerima keputusannya. Lagipula dengan Tao keluar itu
bukan akhir segalanya. Nyatanya EXO masih dicintai sampe sekarang. Kalo buat
gue pribadi gue nggak mau mempersulit diri sendiri dengan memperkarakan masalah
ini. Buat gue liat Tao, Luhan dan Kris sukses dan masih berkarya sampe sekarang
aja udah bikin gue seneng. Kan gue juga masih bisa stalking dan update tentang
mereka. Mereka juga masih bekerja di bidang yang sama cuman beda tempatnya aja.
Semoga dari kejadian ini SM juga introspeksi supaya nggak ada lagi member yang
out soalnya sebagai fans gue juga ikut susah di satu sisi gue sedih kalo liat
mereka kelelahan apalagi sampe sakit tapi di sisi lain gue nggak mau mereka
ninggalin EXO (nggak jelas kan apa maunya gue). Menurut gue, SM perlu banget
kasih mereka jatah liburan habisnya gue liat aktivitas mereka cuman diisi sama
promosi dan konser berkutat disitu mulu belum lagi aktivitas solo masing-masing
kayaknya di otak mereka cuman ada kerja kerja dan kerja padahal kan mereka juga
butuh hiburan. Tapi gimana mau liburan kalo schedule aja segunung. Gue rasa hp
jadi satu-satunya hiburan mereka mentok mereka memanfaatkan tour sebagai
liburan padahal sebenernya bertolak belakang banget sama esensi liburan yang
sesungguhnya dimana mereka bisa bener-bener memanjakan diri mereka relax nggak
mikir apapun tapi ini masih harus mikir besok gimana malemnya harus GR ya ampun
gue aja yang liat udah capek gimana mereka. Bayangin aja tiap tahun EXO selalu
comeback dan dalam setahun bisa sampe tiga kali sedangkan artis SM yang lain bisa
nunggu dua sampe tiga tahun untuk comeback. Gue nggak liat jam terbang yang
lain sebanyak EXO. Walaupun gue EXO-L tapi gue juga mengikuti grup lain di SM
so gue harap kedepaannya SM mau make saran gue /hah/? Tapi ini serius apalagi
si Lay yang super sibuk dengan aktivitasnya di China tapi masih tetep aktif di
EXO parahnya dia pernah meluncur dari Dubai ke Korea cuman untuk 30 menit
supaya bisa Halloween bareng member padahal makan waktu 8 jam buat flight doang
kayak gitu aja masih sering di bash kalo dia absen dari EXO. Mending kalo ada
yang harus dipertaruhkan studio Lay di China aja jangan EXO ya please hehehe. Oke
lanjut aja ya ke pembahasan berikutnya mengenai comeback EXO di akhir tahun
2015 ini. EXO kembali menyapa penggemar dengan konsep winter album sama seperti
tahun 2013 lalu. Kali ini album diberi judul “Sing For You” dimana dalam album
ini terdapat lima tracks dan salah satunya adalah single “Lightsaber” yang
sudah lebih dulu release dalam versi korea dan sudah dibuatkan MV. Lightsaber
ini merupakan bonus track yang memang diciptakan untuk sebuah promosi film
Disney Star Wars berjudul “The Force Awakens” dan EXO didapuk sebagai ambassador dari film ini.
Wow nggak nyangka EXO mendapat kehormatan semacam ini dari company besar dan
terkenal kayak Disney. Tapi MV Lightsaber ini nggak menampilkan semua member
EXO hanya tiga member saja yang berkontribusi dalam shooting MV ini hanya saja
lagunya dinyanyikan oleh semua member.
Itu sedikit review dari lagu lightsaber sekarang kita fokus ke MV dan lagu utama dari album tersebut yaitu “Sing For You”. MV Sing For You ini dirilis secara resmi pada 9 Desember 2015 di situs Youtube dalam dua versi yaitu Korea dan Mandarin. Dan pada 10 Desember 2015 mereka melakukan promosi album yang di broadcast secara live viral di situs v app sehingga penggemar bisa langsung streaming. Cukup seneng juga sih tahun ini EXO open v app jadi fans bisa lebih deket sama mereka sekaligus memudahkan kita untuk tau aktivitas mereka. Nah berbeda dari lagu-lagu EXO lainnya, lagu Sing For You ini hanya diiringi dengan gitar akustik. Meskipun demikian, lagu tersebut sangat catchy dan easy listening banget begitu manis dibawakan oleh EXO dan tiap bait lirik lagu tersebut sukses membuat EXO-L baper. Gimana nggak baper, kalo liriknya aja menusuk gitu. Bukan hanya liriknya tapi juga jalan cerita di MV ini yang something banget. Kayaknya pembuatan MV ini terinspirasi dari kisah nyata yang dialami EXO. Soalnya mulai dari alur yang diperlihatkan sampe ke lirik lagunya itu semacam ada relasi dengan mantan member EXO mungkin EXO mau mengutarakan perasaan mereka lewat lagu ini. Gue juga punya review dari EXO-L tentang MV ini yang dibagi dalam beberapa point :
Itu sedikit review dari lagu lightsaber sekarang kita fokus ke MV dan lagu utama dari album tersebut yaitu “Sing For You”. MV Sing For You ini dirilis secara resmi pada 9 Desember 2015 di situs Youtube dalam dua versi yaitu Korea dan Mandarin. Dan pada 10 Desember 2015 mereka melakukan promosi album yang di broadcast secara live viral di situs v app sehingga penggemar bisa langsung streaming. Cukup seneng juga sih tahun ini EXO open v app jadi fans bisa lebih deket sama mereka sekaligus memudahkan kita untuk tau aktivitas mereka. Nah berbeda dari lagu-lagu EXO lainnya, lagu Sing For You ini hanya diiringi dengan gitar akustik. Meskipun demikian, lagu tersebut sangat catchy dan easy listening banget begitu manis dibawakan oleh EXO dan tiap bait lirik lagu tersebut sukses membuat EXO-L baper. Gimana nggak baper, kalo liriknya aja menusuk gitu. Bukan hanya liriknya tapi juga jalan cerita di MV ini yang something banget. Kayaknya pembuatan MV ini terinspirasi dari kisah nyata yang dialami EXO. Soalnya mulai dari alur yang diperlihatkan sampe ke lirik lagunya itu semacam ada relasi dengan mantan member EXO mungkin EXO mau mengutarakan perasaan mereka lewat lagu ini. Gue juga punya review dari EXO-L tentang MV ini yang dibagi dalam beberapa point :
151210
1.
Kita melihat Sehun dengan baju astronotnya
bertemu dengan paus raksasa di galaxy. Paus di sini adalah rasi bintang Cetus
yang dalam bahasa yunani berarti raksasa laut poseidon, biasa diperuntukkan
untuk nama anak laki-laki. Nama Cetus terdiri dari enam huruf (yunani) so Cetus
disini menggambarkan EXO The Big Boys Group Global Trend Artist yang terdiri
dari enam anggota di setiap sub-unit group. It’s all about EXO-K dan EXO-M.
Sehun digambarkan sebagai EXO-L dan Kai sebagai EXO.
2.
Member berkumpul bersama di cafe, di mobil.
Xiumin dan Lay bermain basket ini menggambarkan EXO adalah grup yang memiliki
hobi yang sama, tujuan yang sama serta tertawa dan bahagia bersama.
3.
Pertengkaran Suho dan Chanyeol serta hilangnya
satu-persatu member menggambarkan kepergian beberapa member. Di situ terlihat
Suho ingin pergi namun ditahan oleh Chanyeol yang masih membutuhkan Suho disisinya.
Kenapa basket? Itu sudah cukup menggambarkan ex-member terdekat dengan Xiumin
dan kenapa galaxy? Semua sudah terjawab.
4.
Kai menari di bawah salju sendirian
menggambarkan bahwa EXO akan selalu menghibur, menari, menyanyi untuk EXO-L
dalam badai sekalipun. Sehun sebagai astronot menggambarkan EXO-L yang bisa
berdiri tegak meski bukan di daratan dan rela menghadapi rintangan demi EXO.
5.
Ada part dimana Kai berlari ke arah mobil. Kita
tau bahwa di awal MV member berada di dalam mobil. Kai berlari ke arah member
dengan paus yang digambarkan sebagai raksasa yang menjadi penghalang mereka.
Kai berlari ke arah member untuk tetap bersama demi EXO-L. Kesimpulan lagu ini
adalah mengenai perjalanan karir EXO dari awal mereka debut, mengalami cobaan
terberat yaitu kehilangan member, namun mereka terus menari karena EXO-L
bersama mereka. Lagu ini dinyanyikan untuk EXO-L sebagai ungkapan terima kasih
dan bisa disangkutpautkan dengan lirik lagu bahwa mereka hanya mampu
mengungkapkan rasa sayangnya kepada kita melalui lagu.
Cr. EXO-L Yehet~
Ada juga sih yang bilang kalo lagu ini semua isinya tentang
EXO, unsur EXO-L sangat tipis bahkan hampir nggak ada sama sekali. Dia
berpendapat bahwa semua aksi mereka yang mengatasnamakan EXO-L hanya skenario
dan eye contact itu hanya sebuah fan-service ya namanya fan-service pasti
bertujuan memanjakan fans dan bukan murni dari hati. Istilahnya mereka masih
butuh fans untuk tetep bertahan di panggung hiburan. Untuk yang satu ini gue
gak setuju sih tapi terserah orang punya pendapat masing-masing ya meskipun
sedikit merusak fantasi gue. Next mereka seakan ingin mendongeng tentang
kehidupan melalui MV ini bahwa roda selalu berputar jadi di dalam hidup setiap orang
pasti mengalami perubahan begitu pula dengan EXO yang dari waktu ke waktu selalu
berubah dari yang awalnya 12 member berkurang jadi 11 member lalu berkurang
lagi jadi 10 member dan yang sekarang 9 member. Hidup memang nggak bisa stagnan
di satu titik ada kalanya kita berada di puncak namun kita juga pasti pernah
merasakan berada pada titik terendah di dalam hidup. EXO menikmati popularitas
mereka saat ini tapi siapa sangka dibalik kepopuleran mereka yang mendunia
ternyata banyak masalah yang menghadang mereka termasuk ketika mereka harus
merelakan kepergian member yang juga keluarga, sahabat, pacar bagi mereka.
Menghabiskan waktu bersama, tinggal bersama, membuat ikatan diantara mereka
begitu erat dan kental namun ketika harus berakhir dengan perpisahan tawa itu
lenyap menjadi kedukaan. Kai yang membanting barang dan memecahkan kaca menjadi
simbol kemarahan dan kesedihan EXO ketika ditinggal oleh membernya. Namun
setelah itu Kai kembali menari. Itu menegaskan bahwa EXO tetaplah EXO mereka
harus tetap menari demi penggemar. Mereka harus kembali tegar dan bersikap
profesional. Adegan pertengkaran antara Suho dan Chanyeol juga menggambarkan
realita kehidupan mereka yang kadang kala diselingi dengan pertentangan dan
percekcokan diantara member. Mustahil jika mereka tidak pernah ribut satu sama
lain apalagi hidup bersama dengan 9 anggota terlebih ketika mereka masih
berkepala 12 tentunya banyak hal yang sering mereka perdebatkan. Kesimpulannya
adalah apapun yang terjadi hidup harus tetap dinikmati dan dengan sendirinya
semua akan kembali normal. Kesedihan berganti dengan keceriaan yang ditandai
dengan munculnya kembali member yang tadinya menghilang. Di MV juga ada scene
dimana Sehun berhadapan dengan seekor paus yang merupakan sumber permasalahan
dan ancaman. Mungkin di sini Sehun menjadi satu-satunya yang paling terluka
dengan kepergian beberapa member dari EXO karena dia adalah maknae di grup dan
ketika musibah ini datang dialah yang paling tidak bisa berbuat apapun dan
hanya bisa melihat apa yang terjadi dari kacamata seorang maknae yang mungkin
tidak cukup dewasa untuk benar-benar memahami apa yang terjadi diantara
membernya. Dia mungkin yang paling terpukul karena si bungsu kehilangan sosok
ayah, kakak juga teman karena dialah yang pasti mendapat perhatian paling
banyak dibanding member lain dan kini perhatian itu berkurang seiring kepergian
member. Cukup masuk akal kok. Secara keseluruhan MV ini perfect dan menguras
emosi banget. Kalo biasanya selalu kebawa euforia di MV EXO yang lain di MV ini
justru gue dibuat nangis. Tuh kan baper mode on. Sepertinya ide pembuatan MV
ini udah lama dan kalo loe jeli kenapa Sehun dapet peran astronot itu karena di
teaser Black Pearl EXO di era Mama Sehun jadi satu-satunya member yang masih
tertinggal di luar angkasa nah mungkin itu alasannya. Untuk MV ini gue kasih
nilai 10/10 alias excellent gue suka semuanya mulai dari visual, lagu, melodi,
musik pengiringnya, jalan ceritanya pokoknya the best deh. Gak ada complain
cuman saran aja lain kali partnya Sehun ditambahin kek kasihan banget dia masa
cuman kebagian satu line doang haha (curhat sendiri). Oke guys segitu aja
review dari gue sekali lagi buat para readers (khususnya EXO-L) dimanapun
berada jangan lupa untuk berpikir positif, apapun yang terjadi di grup anggap
aja semua udah suratan dari Tuhan dan cobalah untuk berkompromi dan menata hati
untuk menerima. Mungkin sulit tapi as we know nothing happen without reason.
Mungkin ini jalan terbaik dari Tuhan untuk EXO dan EXO-L. Apa salahnya berpikir
positif lagipula menyesal juga nggak akan mengubah keadaan dan mengembalikannya
seperti semula (sok banget ya gue paling kalo denger rumor begini lagi juga
nangis eh amit amit jangan lagi). Intinya guys semua masalah pasti ada jalan
keluarnya dan Tuhan ngasih cobaan itu bukan untuk bikin kita jadi down tapi
justru membuat kita semakin tangguh dan bermental baja. Sebetulnya bukan Tuhan
yang menciptakan masalah tapi diri kita sendiri dimana dia timbul akibat rasa
kecewa, marah, kesal, sedih yang kita kelola sendiri. Mengeluh merupakan
indikasi dari adanya masalah nggak mungkin kan kalo kita mengeluh karena terlalu
bahagia yang ada semua orang ingin hidupnya bahagia, ya kan? So, kalian tinggal
pilih mau bahagia atau menderita. Kalo kalian mau bahagia kalian harus mulai
belajar untuk berpikir positif terutama pada Tuhan. Percayalah semua akan indah
pada waktunya. Terbukti meskipun EXO mendapat banyak rintangan sepanjang
karirnya Tuhan menebusnya di ajang MAMA dengan kemenangan yang didapat mengukir
kesuksesan yang sama pada MAMA tahun sebelumnya. Hal ini tidak lepas dari kerja
keras serta peran fans yang selalu mendukung mereka. Anyway, gue merasa puas
dan bangga. Ini juga obat dari semua kesakitan yang gue rasa selama ini. Doa
gue terkabul. Najis! (gue tau apa yang kalian pikirkan) tapi gak papa lah
sekali-kali gue sok suci gue pengen coba ngrasain jadi motivator kali aja
quotes (tak berdasar) gue ini berguna. Satu hal yang gue pengen dari EXO dan
ketiga ex-member mereka kayak dulu lagi berteman, bersahabat, gue pengen mereka
tetep menjaga hubungan meskipun udah nggak disatukan dalam grup dan untuk waktu
yang singkat gue pengen liat mereka reuni bersama memanjakan mata EXO-L yang
kangen sama OT12. Sehari melupakan permasalahan di masa lalu, melupakan siapa
mereka dan jadi apa yang mereka mau. Melanggar peraturan pokoknya tanpa
intervensi managemen masing-masing. Gue juga berharap masalah mereka cepet
kelar dan agensi bisa memberi kebebasan bagi mereka untuk meet up lagi kalo
perlu mereka berkolaborasi untuk bikin event yang bisa menyatukan mereka. Kalo
itu beneran kejadian betapa senengnya gue bahkan mungkin gue bakal sujud syukur
atau ngadain pesta kecil-kecilan di kamar buat ngerayain itu semua. By the way
imajinasi gue liar banget ya (suka-suka apa masalah loe) jadi jangan protes oke!
Nggak ketinggalan juga untuk temen-temen gue EXO-L nggak usah dengerin apa kata
haters yang ngatain fandom kita liar, suka cari masalah, songong, belagu apapun
itu senyumin aja sebisa mungkin hindari fanwar karena fanwar itu kerjaan anak
kecil tau sendiri anak kecil itu labil kalo bertindak suka nggak dipikir jadi
nggak usah fanwar atau kalian nggak ada bedanya sama anak kecil malu sama umur
kan. Alangkah lebih baik jika kita melawan mereka dengan prestasi bukan dengan
bacot ini itu. Percuma! EXO juga nggak akan tau pembelaan kalian dan itu cuman
akan buang waktu dan energi kalian. Kita buktikan kalo fandom kita itu kuat,
tahan banting, solid, loyal, no fanwar pokoknya kita bikin EXO bangga. Sukses
terus buat EXO-L the best fandom I ever knew dengan manusia-manusia super
yadong didalamnya. And the last buat kalian yang masih menganggap Kris, Luhan,
Tao itu penghianat, merkuka dua, bulshit apalah harap mengaca dulu kalian nggak
punya kapasitas ngomong gitu. Emang kalian tau apa yang terjadi? Hanya mereka
bertiga, agensi, dan Tuhan yang tau jadi jangan sok tau apalagi bikin pernyataan
yang bisa merugikan orang lain. Oke segitu aja ya curhatan gue untuk kali ini dan
jangan pernah bosen buat mampir dan dengerin curhatan gue yang alay pake banget
ini. Terakhir kalinya, gue mohon maaf lahir batin (loe kata lebaran) kalo ada
ucapan yang kurang berkenan atau menyinggung. Oke see you next ya.
Wassalamualaikum








